Sumpah Pemuda, Pendakian Gunung Gede




Ini pendakian kami jaman masih kuliah. Ada sebelas orang mahasiswa semester III yang  delapan diantaranya adalah mahasiswa se-jurusan. Sedangkan 2 dari kami adalah mahasiswa semester 1 di Tingkat Persiapan Bersama. Kami ber-tiga belas waktu  itu. Dari tiga belas orang, perempuan ada lima, dan sisanya laki-laki.
Kalau diceritain mah panjang...
Ada yang tukang kentut
Ada yang ngomong jorok melulu soal kuliah
Ada si kakek sama istri mudanya
Ada yang "gelap"
Ada yang motoin terus, tapi jarang difoto
Ada si cewek berkumis
Ada yang tukang tidur
Ada orang yang kalo siang sama malem, namanya aja udah beda
Ada yang ga semangat gitu
Yang diem mulu juga ada

Pucuk..pucuk..pucuk...
Jalanan jadi sungai pas turun kemaleman
Suara pohon gede tumbang juga bikin ngeri deh dengernya
Yang satu, mau terperosok ke jurang juga
Makan mie goreng kuah terenak yaa, disini nih...
Eh, pas turun sampai basecamp, kena pinalti suruh beli lampu

Dan ini pendakian, pas banget sama momennya, "Hari Sumpah Pemuda".
Secara... biar kata anak-anak gahol, cinta kita tetep buat Indonesia doong,, hehehee
Yaah, biar kata ikrar sumpah pemuda juga pada ga' apal gitu... (malu-maluin ih)

Sedikit pesan dari pendaki lain:
"Jangan berhenti, sebelum sampai datar yaa... Negara Indonesia merdeka bukan karena perjuangan, bukan karena perang. Karena minum kopi, katanya."

Jargon kita:
"Ahooy Bisa Dahsyat"

-Sepenggal kisah pendakian dari Gunung Gede-
(28-30 Oktober 2011)

Posting Komentar

0 Komentar